Pengenalan Spring Boot
Penjelasan
Spring Boot adalah framework Java paling populer untuk membangun aplikasi backend/REST API — dibangun di atas Spring Framework, tapi menghilangkan kerumitan konfigurasi XML manual lewat auto-configuration dan starter dependency. Spring Boot sangat menganut Dependency Injection dan pemisahan layer (Controller-Service-Repository), mirip filosofi NestJS tapi untuk ekosistem Java.
Instalasi & Cara Menjalankan
1. Pastikan JDK (>= 17) sudah terinstal, cek dengan: java -version
2. Buka start.spring.io (Spring Initializr), pilih Maven/Gradle, Java, versi Spring Boot terbaru
3. Tambahkan dependency "Spring Web" (minimal untuk REST API)
4. Klik Generate, unduh dan ekstrak file .zip project-nya
5. Buka project di IDE (IntelliJ IDEA paling umum dipakai)
6. Jalankan lewat IDE (tombol Run) atau terminal: ./mvnw spring-boot:run (Maven) atau ./gradlew bootRun (Gradle)
7. Buka http://localhost:8080 di browser — kalau muncul respons (walau error 404 default), instalasi berhasil
Praktikum
Buat project baru lewat start.spring.io dengan dependency Spring Web. Ekstrak dan buka di IDE, jalankan lewat ./mvnw spring-boot:run, pastikan server aktif di port 8080.
Ketik/edit bebas di sini untuk latihan — kode ini tidak dijalankan.
Tips
Spring Initializr (start.spring.io) adalah cara PALING DIREKOMENDASIKAN membuat project baru — jangan setup Maven/Gradle dan dependency Spring secara manual dari nol, Initializr otomatis menyusun struktur folder dan dependency yang benar sesuai fitur yang kamu pilih (Web, JPA, Security, dst).