React Router Dasar
Penjelasan
React sendiri TIDAK punya sistem routing bawaan — untuk aplikasi dengan banyak "halaman" (SPA), library paling umum dipakai adalah react-router-dom. Route didefinisikan lewat komponen <Routes> dan <Route>, navigasi antar halaman tanpa reload lewat komponen <Link>.
Contoh Konsep
// npm install react-router-dom
import { BrowserRouter, Routes, Route, Link } from 'react-router-dom';
function Beranda() {
return <h1>Halaman Beranda</h1>;
}
function Tentang() {
return <h1>Halaman Tentang</h1>;
}
function App() {
return (
<BrowserRouter>
<nav>
<Link to="/">Beranda</Link>
<Link to="/tentang">Tentang</Link>
</nav>
<Routes>
<Route path="/" element={<Beranda />} />
<Route path="/tentang" element={<Tentang />} />
</Routes>
</BrowserRouter>
);
}
Praktikum
Buat dua komponen halaman: Kontak dan Layanan. Daftarkan keduanya lewat <Routes>/<Route> pada path /kontak dan /layanan, dan buat <Link> navigasi ke masing-masing di dalam <nav>.
Ketik/edit bebas di sini untuk latihan — kode ini tidak dijalankan.
Tips
SELALU pakai komponen <Link to="..."> untuk navigasi internal, JANGAN pakai tag <a href="..."> biasa — <a> memicu RELOAD PENUH halaman (menghilangkan seluruh keuntungan SPA), sedangkan <Link> berpindah halaman tanpa reload lewat JavaScript.