Plotting Dasar di R
Penjelasan
R punya fungsi `plot()` bawaan untuk membuat visualisasi data dasar tanpa package tambahan — scatter plot, line chart, dan lainnya bisa dibuat langsung. Untuk visualisasi yang lebih kompleks dan modern, komunitas R umumnya beralih ke package `ggplot2`, tapi `plot()` tetap berguna untuk eksplorasi data cepat.
Contoh Konsep
x <- c(1, 2, 3, 4, 5)
y <- c(2, 4, 6, 8, 10)
plot(x, y, main = "Contoh Plot", xlab = "Sumbu X", ylab = "Sumbu Y", type = "o")
# Histogram untuk melihat sebaran data
nilai <- c(60, 70, 70, 80, 85, 90, 90, 90, 95)
hist(nilai, main = "Distribusi Nilai")
Praktikum
Buat plot() sederhana dari vector x <- c(1,2,3,4,5) dan y <- c(1,4,9,16,25) (kuadrat), beri judul "Grafik Kuadrat".
Ketik/edit bebas di sini untuk latihan — kode ini tidak dijalankan.
Tips
`plot()` bagus untuk eksplorasi cepat saat menulis kode, tapi kalau butuh grafik untuk laporan/presentasi, `ggplot2` memberi kontrol visual yang jauh lebih baik dan konsisten dengan design system apa pun.