Package & Import di Go
Penjelasan
Setiap file Go wajib diawali deklarasi package — package main khusus dipakai untuk program yang bisa dijalankan langsung (harus punya fungsi main()), sedangkan nama package lain dipakai untuk kode yang dipakai ulang (library/module) dan diimpor lewat import di file lain. Struktur folder Go biasanya mengikuti struktur package-nya.
Contoh Konsep
// file: helper/matematika.go
package helper
func Kuadrat(angka int) int {
return angka * angka
}
// file: main.go
package main
import (
"fmt"
"myapp/helper" // sesuaikan dengan nama module kamu
)
func main() {
fmt.Println(helper.Kuadrat(6)) // 36
}
Praktikum
Bayangkan kamu punya package bernama helper berisi fungsi exported Tambah(a, b int) int. Tulis kode main.go yang meng-import package itu (anggap sudah ada implementasinya), lalu panggil helper.Tambah(5, 3) dan tampilkan hasilnya.
Ketik/edit bebas di sini untuk latihan — kode ini tidak dijalankan.
Tips
Hanya fungsi/struct/variabel yang namanya diawali HURUF BESAR (exported) yang bisa diakses dari package lain — sama seperti aturan visibility field struct, Go konsisten memakai kapitalisasi nama sebagai pengganti keyword public/private.