Array & Vector di C++
Penjelasan
C++ mewarisi array ala C (ukuran tetap, ditentukan sejak awal), tapi juga punya std::vector dari Standard Template Library (STL) — array dinamis yang bisa bertambah/berkurang ukurannya secara otomatis, dengan method seperti push_back() (menambah elemen) dan size() (jumlah elemen). Untuk sebagian besar kasus, std::vector lebih dianjurkan dibanding array biasa.
Contoh Konsep
#include <iostream>
#include <vector>
int main() {
std::vector<std::string> bahasa = {"C", "C++"};
bahasa.push_back("Python");
std::cout << bahasa[0] << std::endl; // C
std::cout << bahasa.size() << std::endl; // 3
for (std::string b : bahasa) {
std::cout << b << " ";
}
return 0;
}
Praktikum
Buat std::vector<int> nilaiUjian kosong. Tambahkan angka 70, 85, dan 90 dengan push_back(), lalu tampilkan isinya beserta jumlah elemennya (size()).
Ketik/edit bebas di sini untuk latihan — kode ini tidak dijalankan.
Tips
Kalau ukuran datanya sudah pasti dan tidak akan berubah, array biasa sedikit lebih cepat (tidak ada overhead pengelolaan memori dinamis) — tapi untuk kebanyakan kasus sehari-hari, kemudahan std::vector jauh lebih berharga.