Blazor Server vs WebAssembly
Penjelasan
Blazor Server menjalankan SEMUA logika C# di server, browser hanya menampilkan HTML dan mengirim event lewat koneksi SignalR real-time — load awal cepat (cuma download sedikit JS), tapi butuh koneksi internet STABIL karena tiap interaksi bolak-balik ke server. Blazor WebAssembly meng-compile aplikasi C# jadi file WASM yang di-download SEKALI lalu dijalankan SEPENUHNYA di browser — load awal lebih lambat (download lebih besar), tapi setelah itu bisa jalan OFFLINE dan tidak butuh koneksi server terus-menerus.
Contoh Konsep
Blazor Server:
+ Load awal cepat
+ Ukuran download kecil
+ Akses langsung ke resource server (database, dst)
- Butuh koneksi internet stabil terus-menerus
- Tidak bisa jalan offline
Blazor WebAssembly:
+ Bisa jalan offline setelah dimuat
+ Tidak membebani server per interaksi user
- Load awal lebih lambat (download WASM runtime)
- Tidak bisa akses resource server langsung (harus lewat API)
Praktikum
Bayangkan dua skenario aplikasi: (1) dashboard admin internal perusahaan yang selalu dipakai dengan koneksi kantor stabil, dan (2) aplikasi kalkulator offline yang harus tetap bisa dipakai tanpa internet. Tulis (sebagai catatan) hosting model mana yang lebih cocok untuk masing-masing, beserta alasannya.
Ketik/edit bebas di sini untuk latihan — kode ini tidak dijalankan.
Tips
Kalau ragu memilih, template dotnet new blazor modern menyediakan mode "Auto" yang menggabungkan keduanya: mulai dari Server (load cepat) lalu otomatis pindah ke WebAssembly setelah runtime WASM selesai di-download di background — best of both worlds tanpa kamu perlu memilih salah satu di awal project.