Study
Bash

File Test di Bash

Penjelasan

Bash punya operator khusus untuk mengecek kondisi file/folder di dalam `[ ]`: `-e` (path ada, file atau folder), `-f` (ada dan berupa file biasa), `-d` (ada dan berupa folder/directory), `-x` (ada dan bisa dieksekusi), `-r`/`-w` (bisa dibaca/ditulis). Ini penting sebelum melakukan operasi pada file, supaya script tidak error kalau file/folder tidak ada.

Contoh Konsep

if [ -f "config.txt" ]; then
  echo "File config.txt ditemukan"
else
  echo "File config.txt tidak ada"
fi

if [ -d "logs" ]; then
  echo "Folder logs sudah ada"
else
  mkdir logs
  echo "Folder logs berhasil dibuat"
fi

if [ -x "deploy.sh" ]; then
  echo "deploy.sh bisa dieksekusi"
fi

Praktikum

Tulis if yang mengecek apakah file "backup.sql" ada dengan -f, kalau ada cetak "Backup ditemukan", kalau tidak cetak "Backup belum dibuat".

Editor Latihan

Ketik/edit bebas di sini untuk latihan — kode ini tidak dijalankan.

Tips

Pola `if [ -d "folder" ]; then ... else mkdir folder; fi` sangat umum di script setup/deploy — memastikan folder yang dibutuhkan selalu ada sebelum dipakai, tanpa error kalau sebelumnya belum ada.